SIAK (WARTASIAK.COM) – Tokoh masyarakat Siak H Irving Kahar Arifin, melepas ratusan pebalap yang berlaga pada Kejuaraan Grasstrack Pemuda Rimba Polon Championship di Sirkuit NP Husen HI, Dusun Sungai Padang, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Sabtu (01/08/2026) kemarin.
Raungan knalpot motor balap menggema memecah keheningan perkampungan yang berada di tengah hamparan HGU perkebunan sawit. Debu membubung tinggi mengikuti laju motor yang saling berebut posisi, sementara ribuan penonton memadati sisi lintasan, bersorak setiap kali pembalap melintasi tikungan dan lompatan.
Pemandangan itu menjadi istimewa karena berlangsung di Rimba Polon, kawasan yang hingga kini masih menjadi blankspot jaringan telekomunikasi dan internet. Namun keterbatasan tersebut justru tak mampu meredam semangat masyarakat untuk menghadirkan sebuah kejuaraan otomotif berskala besar.
Bahkan, jumlah peserta terus bertambah sepanjang hari. Dari sekitar 250 starter pada pagi hari, hingga pukul 14.00 WIB meningkat menjadi 380 starter, menjadikannya salah satu event grasstrack dengan jumlah peserta terbanyak di Provinsi Riau.
H Irving Kahar Arifin mengatakan, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Rimba Polon.
“Awalnya sebanyak 250 pebalap turut ambil bagian. Hingga sore jumlahnya bertambah menjadi 380 starter. Ini merupakan rekor untuk event grasstrack di Riau. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” katanya.
Menurut H Irving, para pebalap datang tidak hanya dari berbagai daerah di Riau, tetapi juga dari luar provinsi seperti Aceh dan Sumatera Utara. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Rimba Polon kini mulai dikenal sebagai salah satu tujuan olahraga otomotif.
Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkembang.
“Rimba Polon adalah sebuah perkampungan di tengah hamparan HGU perkebunan sawit yang hingga hari ini masih menghadapi keterbatasan jaringan telekomunikasi. Namun kondisi itu tidak membatasi semangat warganya untuk terus bergerak maju. Justru dari tempat inilah lahir sebuah turnamen yang mampu menghadirkan ratusan pebalap dan ribuan penonton dalam semangat sportivitas dan kebersamaan,” ujarnya.
Irving optimistis Rimba Polon akan terus berkembang sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga otomotif di Riau.
“Saya yakin Rimba Polon akan terus melaju, secepat roda-roda motor yang berpacu di lintasan. Masyarakatnya telah menunjukkan bahwa kreativitas, gotong royong, dan kemauan untuk berkembang adalah modal utama untuk bangkit, bahkan di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan,” sebutnya lagi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi tuan rumah.
“Terimakasih atas sambutan hangat seluruh masyarakat. Rimba Polon akan selalu memiliki tempat di hati, dan saya percaya kawasan ini akan terus menjadi destinasi yang selalu dirindukan untuk dikunjungi,” tutup H Irving.
Sementara itu pimpinan Lomba Alex Candra, mengatakan antusiasme peserta jauh melampaui perkiraan panitia. Pembalap datang dari Aceh, Sumatera Utara, serta berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau, seperti Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Bengkalis, Dumai, dan Siak.
“Kejuaraan Grasstrack Pemuda Rimba Polon Championship ini diikuti pembalap dari luar provinsi, seperti Aceh dan Sumatera Utara. Kemudian dari berbagai daerah di Riau, seperti Kuansing, Inhu, Bengkalis, Dumai, dan khususnya Siak. Awalnya jumlah starter sekitar 250, tetapi terus bertambah hingga mencapai 380 starter,” katanya.
Kejuaraan yang berlangsung 1–2 Agustus 2026 itu mempertandingkan 14 kelas, mulai dari Trail Standar 155 CC Open, Sport Trail Open, Bebek Modif 4 Tak Open, Campuran Open, hingga kelas-kelas lokal Kabupaten Siak.
Panitia juga menyediakan hadiah Juara Umum Open sebesar Rp8 juta, Juara Umum Senior B Riau Rp3 juta, Juara Umum RBT Open Rp2 juta, Juara Umum RBT Non Pro Provinsi Riau Rp2 juta, serta Juara Umum Lokal Siak Rp2 juta.
Alex turut mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah menyukseskan kejuaraan tersebut.
“Kami sebagai panitia dan mewakili IMI Provinsi Riau mengucapkan terima kasih kepada Bapak Irving Kahar Arifin yang telah mendukung acara ini. Beliau juga menyampaikan komitmennya untuk membantu menghadirkan event yang lebih besar lagi di Kabupaten Siak,” ujarnya.
Ketua Panitia Yusdianto mengatakan kejuaraan tersebut merupakan event grasstrack pertama yang digelar oleh pemuda Dusun Sungai Padang.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan ratusan pembalap menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan kegiatan serupa.
“Persiapan grasstrack kami memang ini yang pertama kali kami lakukan, khususnya di Dusun Sungai Padang, Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib. Syukur Alhamdulillah, hari ini kami juga kedatangan Bapak Irving Kahar Arifin selaku Ketua IMI PC Kabupaten Siak. Resah dan harapan kami sudah kami sampaikan kepada beliau. Mudah-mudahan ke depan, khususnya pemuda Sungai Padang, bisa membuat event yang lebih besar lagi pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Laporan: Atok








