SIAK (WARTASIAK.COM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata.
Berkolaborasi dengan BRI Cabang Siak, Disbudparpora resmi meluncurkan layanan pembayaran digital QRIS di objek-objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Siak.
Pada acara launching/peluncuran layanan digital QRIS itu dihadiri oleh perwakilan Bupati Siak Dr. Afni Z, unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia, Pimpinan BRI Cabang Siak, jajaran OPD, pelaku usaha pariwisata, insan pers, dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Disbudparpora Kabupaten Siak Raja Rafila Irawan, menjelaskan bahwa peluncuran QRIS merupakan kelanjutan dari transformasi digital yang telah dimulai dua tahun lalu melalui penerapan sistem e-ticketing di sejumlah objek wisata milik pemerintah daerah.
Menurutnya, meskipun implementasi e-ticketing masih dilakukan secara bertahap, sistem tersebut telah menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola destinasi wisata yang modern dan berorientasi pada pelayanan prima.
“Hari ini inovasi tersebut kami sempurnakan dengan menghadirkan pembayaran digital berbasis QRIS. Integrasi e-ticketing dan QRIS akan memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Siak,” kata Raja Rafila.
Sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat, Disbudparpora juga menghadirkan promo tiket masuk Istana Siak seharga Rp1 menggunakan QRIS bagi 200 transaksi pertama selama masa promosi.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi transaksi digital sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Kabupaten Siak,” sebutnya lagi.
Disbudparpora juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan BRI Cabang Siak atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin sehingga layanan pembayaran digital di objek wisata dapat diwujudkan.
Pimpinan BRI Cabang Siak menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program digitalisasi Pemerintah Kabupaten Siak, khususnya dalam mempermudah transaksi pembayaran di seluruh objek wisata.
Tidak hanya itu, BRI juga telah menjalin kolaborasi dalam pengembangan Agrowisata Petik Melon Buantan Besar melalui dukungan sistem pembayaran digital.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi wisatawan, meningkatkan kenyamanan bertransaksi, sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata lokal.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Siak, Bank Indonesia, dan BRI Cabang Siak menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mempercepat transformasi digital di sektor pariwisata.
Dengan dukungan teknologi pembayaran digital, Kabupaten Siak semakin siap menjadi destinasi wisata yang modern, berkualitas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Destinasi dan Promosi Wisata Disbudparpora Siak Paula Candra, juga menyampaikan bahwa Pemkab Siak memberikan dukungan penuh terhadap penerapan sistem pembayaran via digital QRIS tersebut di semua objek wisata.
“Pemerintah Kabupaten Siak memberikan dukungan penuh terhadap penerapan sistem pembayaran digital di seluruh destinasi wisata. Digitalisasi transaksi merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih modern, transparan, efektif, dan akuntabel,” beber Kabid Paula Candra, kepada Wartasiak.com.
Dikatakannya juga, melalui QRIS masyarakat dan wisatawan tidak perlu lagi membawa uang tunai. Seluruh transaksi tercatat secara otomatis sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
“Kami mengapresiasi BRI Cabang Siak yang telah menjadi mitra strategis Pemkab Siak dalam mewujudkan digitalisasi sektor pariwisata,” tutup Paula Candra.
Laporan: Atok








