SIAK (WARTASIAK.COM) – Bupati Siak Dr. Afni Z M.Si, mengikuti acara tradisi petang megang menjelang tibanya bulan suci Ramadhan 1447 H, Rabu (18/02/2026) kemarin.
“Meski di tengah minimnya anggaran daerah, Alhamdulillah perdana dapat melaksanakan tradisi Petang Megang ‘Mandi Pecung’ atau Mandi Belimau di lapangan Siak Bermadah, depan Istana Siak tepian sungai Jantan,” sebut Bupati Afni.
Dijelaskan Bupati Afni, petang megang adalah tradisi kampung lama di Siak Sri Indrapura yang dihidupkan kembali secara sederhana, agar generasi saat ini tidak lupa akar budaya. Kegiatan ini juga sudah terlaksana rutin di Koto Gasib, Tualang, dan beberapa wilayah lainnya di Siak.
“InsyaAllah akan menjadi tradisi yang akan terus kita jaga agar anak cucu tak lupa akar budaya,” katanya lagi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Afni juga menyinggung terkait penyaluran/pembayaran gaji para guru dan tenaga pendidikan (Tendik) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) yang sempat mengalami keterlambatan.
“Seiring itu dari Sekretariat Alhamdulillah ada kabar baik. Setelah proses administrasi yang cukup rumit, tepat sehari menjelang berpuasa, dapat membayarkan gaji 853 orang guru ASN PPPK Paruh Waktu (PW) dan tenaga kependidikan, sekaligus dua bulan Januari dan Februari,” lanjut Bupati Afni.
Ia berharap, Semoga rasa kesyukuran para Guru, dapat berbuah doa yang tulus agar ke depan berkah Allah selalu menaungi Siak dan seisinya.
“Kami menyadari masih banyak tanggungan utang dan tanggungjawab pembayaran yang belum terlunasi, kami terus bekerja keras untuk itu. Jangan lupa selama Ramadhan selipkan doa, semoga rezeki Siak berlimpah ruah,’ ucapnya lagi.
“Saat rapat dengan Bapak Plt Gubernur Riau, kami juga menyampaikan berbagai hal terkait kondisi fiskal Siak. Alhamdulillah ada kabar baik, beliau berjanji akan melunasi kurang salur Provinsi ke Kabupaten dalam tahun ini. Alhamdulillah,” sambungnya.
Di hari yang sama, sehari menjelang puasa, Bupati Afni Z mengaku masih menyempatkan diri memimpin rapat bersama jajaran dan BPK Riau, selanjutnya melakukan ziarah ke makam keluarga di TPU Suak Santai, dan makam Sultan Siak.
“InsyaAllah selama sebulan ini kami akan berkeliling melaksanakan safari Ramadhan, yang juga akan diisi dengan kegiatan ngabuburit bersama warga, buka puasa bersama, taraweh, dan insyaAllah di beberapa titik melaksanakan tadarus, i’tikaf dan sahur bersama,” bebernya lagi.
“Agenda terakhir ba’da taraweh saya menyempatkan mampir ke rumah Pak Busli di Buantan Besar II yang mengalami musibah kebakaran. Semoga Pak Busli sekeluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan insyaAllah hartanya digantikan dengan yang lebih baik. Aamiin YRA,” ucapnya lagi.
“Di hari perdana berpuasa, pagi ini saya berangkat dulu ke Jakarta, memperjuangkan hak-hak rakyat Siak. Sekecil apapun peluang untuk Siak harus diikhtiarkan, sisanya baru tawakal. InsyaAllah besok sore (Jumat) sudah pulang dan akan hadir pada rangkaian acara tabligh akbar safari Ramadhan UAS di Siak, di Polres Siak dan kajian subuh di mesjid Al Fatah Kampung Dalam,” tutupnya.
Laporan: Atok








