Berjuang Keras Untuk Siak, Bupati Afni Bertekad Tuntaskan Utang dan Kejar Dana Pusat

Siak732 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Bupati Siak Dr. Afni Z memaparkan sejumlah program dan capaian kinerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak selama setahun kepemimpinannya. Hal itu disampaikan pada rapat paripurna DPRD Siak yang digelar, Senin (06/07/2026) kemarin.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menyadari bahwa tantangan pembangunan saat ini tidak terlepas dari keterbatasan kapasitas fiskal yang berdampak terhadap ruang gerak pembangunan di berbagai sektor.

Namun demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk tetap menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Bupati Afni, pemerintah terus melakukan berbagai langkah strategis melalui penetapan skala prioritas pembangunan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan efisiensi belanja daerah, percepatan digitalisasi pelayanan publik, serta memperjuangkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat maupun sumber pendanaan lainnya.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah APBD yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Orientasi pembangunan bukan hanya pada besarnya anggaran yang terserap, tetapi pada hasil dan dampak yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa berbagai sektor yang menjadi perhatian DPRD, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan air bersih, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga penguatan perekonomian daerah, terus menjadi prioritas pemerintah untuk ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Siak terus mengoptimalkan pemeliharaan jalan serta memperjuangkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Sementara pada sektor pelayanan air bersih, berbagai inovasi dilakukan melalui pengembangan sistem pembayaran digital, peningkatan jaringan distribusi, hingga penambahan sambungan rumah secara bertahap.

Pada sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Siak juga terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat untuk peningkatan sarana dan prasarana, pemerataan tenaga pendidik maupun tenaga kesehatan, sehingga kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat dapat semakin meningkat.

Bupati Afni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak akan terus membuka ruang kolaborasi bersama DPRD, pemerintah pusat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan yang ada. Pemerintah terbuka terhadap setiap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kinerja serta menghadirkan pembangunan yang semakin berkualitas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya lagi.

Menyinggung soal utang tunda bayar tahun 2024, Bupati Afni dengan tegas mengatakan bahwasanya saat ini masih tersisa sekitar Rp70 miliar. Bupati bertekad utang tunda bayar tahun 2024 itu bisa terlunasi seluruhnya di tahun anggaran 2026 ini.

Utang Tunda Bayar (TB) yang saat ini ditangggung oleh Pemkab Siak merupakan belanja OPD sebelum masa kepemimpinannya. Utang tersebut akan menjadi prioritas utama untuk diselesaikan secara bertahap, baik utang tunda bayar tahun 2024 maupun 2025.

Srikandi Siak itu juga menyampaikan hal-hal terkait belanja wajib/rutin Pemkab seperti pembayaran gaji maupun tunjangan ASN yang sebelumnya kerap tertunda. Bupati Afni bertekad hal itu tidak terulang lagi yakni bisa dibayarkan secara rutin dan tepat waktu.

Dalam hal mewujudkan program-program yang menjadi visi-misi Pemkab Siak, Srikandi kelahiran Kampung Rempak Siak itu mengajak kepada seluruh pihak untuk terus saling bersinergi dan memberikan dukungan.

Laporan: Atok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *