Kondisi SDN 16 Buatan II Memprihatinkan, Dewan Umbarno Minta Segera Dilakukan Rehab

Siak359 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Siak yang menangani fasilitas sarana dan prasarana sekolah. Dengan demikian, Disdikbud Siak dituntut untuk senantiasa memperhatikan kondisi fasilitas sekolah baik SDN maupun SMPN yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Siak.

Belum lama ini, Sekretaris Komisi II DPRD Siak Umbarno, sempat meninjau salah satu sekolah di wilayah Kabupaten Siak yang kondisinya sangat memprihatinkan. Legislator dari Partai NasDem itu mengaku sempat terkejut dengan masih adanya fasilitas sekolah yang terkesan kurang layak di wilayah Dapilnya.

“Kemarin saya ditelpon oleh salah satu teman saya yang kebetulan bertugas di SDN 16 Kampung Buatan II Kecamatan Koto Gasib. Saya diminta untuk meninjau fasilitas di sekolah itu yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Plafonnya sudah banyak yang ambrol,” beber Dewan Umbarno, Senin (30/06/2025) sore kepada Wartasiak.com.

Atas kondisi fasilitas SDN 16 Buatan II yang sudah mengalami banyak kerusakan itu, Dewan Umbarno meminta dan berharap kepada OPD terkait yakni Disdikbud Siak agar bisa menganggarkan biaya rehabilitasi/perbaikan pada tahun 2025 ini.

“Memang sangat menyedihkan kondisi SDN 16 Buatan II itu, saya minta kepada Disdikbud Siak untuk menganggarkan biaya perbaikan di tahun 2025 ini. Kita menginginkan fasilitas sekolah yang layak agar para pelajar/siswa yang menimba ilmu di sekolah itu bisa merasa nyaman,” lanjut Dewan Umbarno.

Berdasarkan data yang dibeberkan oleh Dewan Umbarno, di SDN 16 Buatan II Kecamatan Koto Gasib itu terdapat sebanyak 42 siswa yang saat ini menimba ilmu di sekolah tersebut.

“Lokasi SDN 16 Buatan II itu memang berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Koto Gasib. Untuk menuju ke sekolah itu kita harus menyeberangi sungai dengan menggunakan sampan. Daerah itu dikenal dengan sebutan Lingkar Naga,” tutup Dewan Umbarno.

Menanggapi kondisi fasilitas sekolah yang terdapat di Kampung Buatan II itu, Kepala Disdikbud Siak Fakhrurrozi M.Pd melalui Kepala Bidang (Kabid) SD Hari Supristianto mengatakan, pihaknya sudah meninjau dan sudah mengusulkan biaya perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Iya, pada hari Selasa pekan lalu kami bersama pak Kadisdikbud dan Kasi Sarpras juga sudah meninjau ke sana. Awalnya sudah kami usulkan anggaran perbaikan melalui DAK, namun ternyata ada syarat yang tidak terpenuhi karena jumlah peserta didiknya tidak sampai 60 orang,” terang Kabid Hari Supristianto, Selasa (01/07/2025) pagi.

Dikatakannya juga, rehabilitasi/perbaikan untuk SDN 16 Buatan II itu akan menjadi prioritas Disdikbud Siak pada penganggaran kegiatan tahun 2026 mendatang.

“Insya allah perbaikan SDN 16 Buatan II itu akan menjadi prioritas di tahun 2026, karena kalau dimasukkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025 ini sudah tidak terkejar. Rencana 6 ruang kelas langsung rehabnya. Pak dewan pun juga nelpon saya sore kemarin,” tutup Kabid Hari.

Laporan: Atok



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *