Safari Ramadhan Pemkab Siak 1447 H Usai, Biaya Makan-minum Capai Rp372 Juta

Siak1172 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak telah selesai melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriyah yang digelar selama 21 hari yakni mulai tanggal 21 Februari hingga 13 Maret 2026.

Kegiatan safari keliling kampung yang disertai bupati dan wakil bupati (Wabup) Siak itu dimulai di Masjid Nurul Huda Kampung Pangkalan Makmur Kecamatan Dayun, dan berakhir di Masjid Al Hijrah Kampung Bekalar Kecamatan Kandis.

Selama pelaksanaan safari, bupati dan wakil bupati Siak mengunjungi masjid dan rumah-rumah warga untuk menyalurkan bantuan sosial. Serta menggelar buka puasa bersama masyarakat dan shalat tarawih berjama’ah.

Berdasarkan pagu anggaran kegiatan Pemkab Siak tahun 2026 yang tertera pada laman Sirup, diketahui bahwasanya untuk pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M itu dialokasikan anggaran sebesar Rp372 juta khusus biaya konsumsi (makan-minum, red) selama safari yang berlangsung 21 hari.

Anggaran sebesar Rp372 juta itu tidak termasuk untuk penyediaan barang-barang yang disalurkan/diserahkan kepada masyarakat seperti karpet shalat, al quran, dan santunan anak yatim.

Untuk penyediaan barang-barang yang disalurkan kepada pihak masjid dan masyarakat itu Pemkab Siak melibatkan Bank Riau Kepri dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Siak.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Siak H Mahadar MM melalui Kepala Bagian Kesejahteran Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Siak Baihaki, membenarkan jika pada kegiatan Safari Ramadhan Pemkab Siak itu barang-barang yang disalurkan kepada masyarakat bersumber dari CSR Bank Riau Kepri dan BAZNas.

“Iya, bantuan yang disalurkan untuk masjid adalah CSR Bank Riau Kepri, bantuan untuk anak yatim dan warga kurang mampu dari dana BAZNas. Sedangkan untuk keperluan konsumsi di acara buka bersama bersumber dari APBD,” jelas Kabag Baihaki, Jum’at  (13/03/2026), kepada Wartasiak.com.

Besarnya biaya konsumsi untuk kegiatan Safari Ramadhan Pemkab Siak itu sekaligus mencakup untuk keperluan peringatan Nuzul Quran yang berlangsung di Masjid Sultan Syarif Kasim Islamic Center Siak. Jika dikalkulasi, dengn biaya sebesar Rp372 juta selama 21 hari itu rata-rata untuk sekali kegiatan menelan biaya sekitar Rp17 juta.

“Pelaksanaan safari terakhir digelar di Kecamatan Kandis. Ada Dua masjid yang dikunjungi oleh bupati maupun wakil bupati,” tutup Baihaki.

Tak hanya anggaran untuk keperluan konsumsi (makan-minum) kegiatan Safari Ramadhan 1447 H saja, di laman Sirup juga ditampilkan seluruh pagu anggaran untuk kegiatan OPD dan Setdakab Siak tahun 2026.

Dari sekian banyak item kegiatan yang ditampilkan tersebut juga tercantum anggaran sewa kendaraan untuk operasional dan jabatan Pemkab Siak yang nominalnya mencapai miliaran rupiah.

Dalam hal keterbukaan informasi publik, setiap anggaran yang dikucurkan untuk kegiatan di masing-masing OPD maupun Setdakab Siak patut untuk diketahui oleh masyarakat luas. Dengan demikian, publik terus memantau sejauh mana komitmen kepala daerah dalam menyampaikan keterbukaan informasi publik terkait anggaran yang dikucurkan sepanjang tahun 2026 nantinya.

Salah satu anggaran yang menjadi atensi publik adalah anggaran perjalanan dinas kepala daerah ke luar kota. Seperti perjalanan dinas ke Kementerian Pusat Jakarta, maupun ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di Kota Pekanbaru.

Laporan: Atok



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *