Misteri Kematian Dokter Alex Akhirnya Terungkap, tak Ada Unsur Pembunuhan

Siak964 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Setelah lebih dari Dua pekan pasca kematian dokter reciden anestesi Dr. Alex Cristo Loris yang ditemukan tergeletak di semak-semak samping pagar Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi’an (RSUD-TR) Siak pada 14 Juli 2026 lalu, akhirnya tim penyidik Kepolisian Resort (Polres) Siak berhasil mengungkap penyebab pasti kematian dokter yang sempat menjadi tanda-tanya tersebut.

Melalui press release yang digelar Polres Siak, Selasa (04/08/2026) sore, pihak Kepolisian menyampaikan kronologi dan penyebab pasti kematian Dr. Alex.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan dengan disertai pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi-saksi, polisi menyimpulkan bahwa dalam kasus kematian Dr. Alex Cristo Loris tidak ditemukan adanya unsur pembunuhan sebagaimana anggapan/opini yang sempat berkembang di telinga masyarakat.

​Berdasarkan hasil penyelidikan komprehensif, polisi menyimpulkan bahwa almarhum meninggal dunia akibat masuknya zat berbahaya ke dalam tubuh yang dilakukan oleh dirinya sendiri.

​Dalam pemaparannya, Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Dr. Kosmos Parmulais, Biddokkes Polda Riau dr. Desi Panjaitan dan Supriyanto, serta tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau. Konferensi pers tersebut juga diikuti secara daring Psikologi Forensik, Yanwar Arief.

​AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menjelaskan, kesimpulan akhir ini didapatkan setelah jajaran Reskrim Polres Siak memadukan tiga instrumen pembuktian ilmiah (scientific crime investigation), olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), otopsi medis beserta uji laboratorium forensik, serta analisis psikologi forensik.

“Dapat kami sampaikan bahwa telah terjadi meninggal dunianya almarhum Dr. Alex, yang disebabkan oleh ditemukannya zat yang bersifat mematikan dari dalam tubuh korban. Zat inilah yang menjadi penyebab utama kematian almarhum,” ujar AKBP Sepuh di hadapan awak media.

​Terkait indikasi keterlibatan pihak luar, Kapolres menegaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan bukti materiil, sampel biologi, serta analisis motivasi dari tim psikologi forensik, tindakan tersebut murni dilakukan oleh almarhum sendiri.

​”Berdasarkan evaluasi motivasi dan analisis komprehensif para ahli, dapat disimpulkan bahwa perbuatan tersebut dilakukan secara mandiri oleh almarhum dr. Alex Cristo Loris,” tegasnya.

​Pengungkapan ini menutup teka-teki yang sempat menggegerkan masyarakat Kabupaten Siak selama tiga pekan terakhir.

Laporan: Atok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *