SIAK (WARTASIAK.COM) – Kabupaten Siak merupakan salah satu daerah di Provinsi Riau yang memiliki cukup banyak tempat/destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi pada saat liburan. Selain itu, Kabupaten Siak juga dikenal secara nasional sebagai salah satu Kota Pusaka terbaik yang memiliki cukup banyak peninggalan bersejarah.
Berdasarkan penelusuran tim redaksi Wartasiak.com, saat ini terdapat Lima destinasi wisata terpopuler di sekitar Kota Siak Sri Indrapura yang senantiasa ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik wisatawan dalam negeri (lokal, red) maupun wisatawan luar negeri (mancanegara, red).
Berikut Lima Destinasi Wisata Terpopuler di Kota Siak Versi Wartasiak.com:
1. Istana Asserayah Al Hasyimiyah.
Istana ini lebih dikenal dengan sebutan Istana Siak, kerena keberadaannya tepat di tengah jantung/pusat Kota Siak Sri Indrapura. Istana ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Syarif Kasim II (Raja Siak ke-12). Istana Siak ini juga sudah ditetapkan sebagai salah satu situs cagar budaya yang harus terus dijaga/dirawat oleh Pemkab Siak.
Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Istana Siak ini mereka bisa melihat secara langsung peninggalan-peninggalan bersejarah zaman Sultan yang terdapat di dalam Istana. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati suasana pemandangan indah di sekitar komplek Istana.
2. Masjid Raya Syahabuddin.
Masjid raya megah nan masyhur ini keberadaannya hanya berjarak sekitar 500 meter dari Istana Siak. Masjid ini dibangun pada sekitar tahun 1926 di masa pemerintahan Sultan Syarif Kasim II. Selain sebagai tempat ibadah umat muslim, Masjid Raya Syahabuddin ini juga merupakan salah satu situs cagar budaya.
Di sekitar komplek Masjid Raya Syahabuddin ini terdapat makam Sultan Syarif Kasim II beserta keluarganya. Bagi para wisatawan yang mengunjungi Masjid Raya Syahabuddin ini bisa sekaligus berziarah ke makam Sultan.
3. Jembatan TASL Siak.
Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) yang membentang di atas Sungai Siak ini menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Mempura dengan Kecamatan Siak. Jembatan TASL dibangun pada masa pemerintahan Bupati Siak H Arwin AS. Jembatan ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2007 silam.
Jembatan TASL memiliki keunikan dan kelebihan yang tiada duanya di Indonesia. Jembatan termegah di Provinsi Riau ini dilengkapi dengan tangga Lift untuk naik ke atas puncak jembatan.
Bagi para pengunjung yang ingin menikmati pemandangan indah Kota Siak Sri Indrapura, mereka bisa melihatnya dari atas jembatan TASL. Selain itu, para pengunjung yang naik ke atas puncak jembatan juga disediakan berbagai jajanan/kuliner.
4. Jembatan Kaca Skywalk.
Jembatan megah yang satu ini berada di Kecamatan Mempura dengan panjang sekitar 1.054 meter. Jembatan kaca skywalk dibangun pada masa pemerintahan Bupati Siak H Alfedri M.Si. Pada proses pembangunan jembatan skywalk ini tidak terlepas dari peran dan konstribusi Kepala Dinas PU Tarukim Siak H Irving Kahar Arifin.
Bagi para wisatawan yang berkunjung ke jembatan kaca skywalk ini, mereka bisa menikmati pemandangan Sungai Siak dan keindahan alam sekitar. Di samping itu, pengunjung juga bisa berziarah ke makam Datuk Pesisir yang merupakan salah satu tokoh penting (pembesar, red) Kerajaan Siak zaman Sultan Syarif Kasim II.
Selain terdapat Makam Datuk Pesisir di sekitar kawasan jembatan skywalk, di situ juga terdapat rumah peninggalan Datuk Pesisir yang sampai hari ini masih terawat dengan baik.
5. Tangsi Belanda.
Benteng kuno peninggalan bangsa Eropa ini lebih dikenal dengan sebutan Tangsi Belanda. Benteng ini dibangun pada sekitar tahun 1889 silam. Lokasi Tangsi Belanda ini terdapat di Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura.
Benteng kuno ini merupakan satu-satunya peninggalan kolonial Belanda yang masih berdiri kokoh di Kabupaten Siak. Benteng ini dulunya digunakan sebagai markas tentara Belanda yang ada di wilayah Sumatera. Tak jauh dari lokasi Tangsi Belanda itu juga terdapat markas kecil tempat penyimpanan senjata dan pos pemantau/pengontrol tentara Belanda yang dikenal dengan sebutan Gedung Controler dan Landraad.
Tangsi Belanda dan Gedung Landraad yang terdapat di Kecamatan Mempura itu saat ini juga sudah ditetapkan sebagai situs cagar budaya. Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Tangsi Belanda ataupun Gedung Landraad, mereka bisa melihat secara langsung peninggalan bangsa Eropa yang ada di Kabupaten Siak.
Itulah Lima destinasi wisata terpopuler di Kota Siak yang saat ini dikelola oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Siak. Ayooo Kunjungi.
Laporan: Atok








