SIAK (WARTASIAK.COM) – Pada tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Pendidikan (Disdik), dikabarkan akan merealisasikan kegiatan pengadaan seragam sekolah yang diperuntukkan bagi siswa-siswi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kegiatan yang merupakan janji kampanye pasangan bupati dan wakil bupati (Wabup) Siak itu harus sama-sama dikawal dan diawasi proses pengadaannya agar sesuai spesifikasi dan tidak terjadi penyimpangan.
Berdasarkan nilai pagu yang tertera pada laman Sirup, diketahui besaran anggaran yang disediakan untuk pengadaan seragam sekolah itu mencapai lebih dari Rp7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak TA 2026.
Proses pengadaan seragam sekolah itu direalisasikan melalui sistem/metode E-Purchasing yakni tanpa melalui proses lelang/tender di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) pada Unit Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setdakab Siak.
Berikut rincian pagu anggaran yang disiapkan untuk kegiatan pengadaan seragam sekolah tahun 2026 di Disdik Siak sesuai yang tertera pada laman Sirup:
– Seragam merah-putih SD = Rp1.657.250.000.
– Seragam pramuka SD = Rp1.822.975.000.
– Seragam biru-putih SMP = Rp1.681.900.000.
– Seragam pramuka SMP = Rp2.171.180.000.
Dengan direalisasikannya pengadaan seragam sekolah tersebut, nantinya para siswa-siswi yang menjadi peserta didik baru tidak perlu lagi menyiapkan baju seragam merah-putih dan pramuka jenjang SD, serta seragam biru-putih dan pramuka jenjang SMP.
Pemberian seragam sekolah gratis yang akan direalisasikan di tahun 2026 ini merupakan salah satu dari 17 program kerja pasangan bupati dan wakil bupati Siak periode 2025-2030.
Guna memastikan sejauh mana proses dan realisasi kegiatan pengadaan seragam sekolah tahun anggaran 2026 tersebut , Wartasiak.com mencoba mengkonfirmasi Kepala Disdik Siak Romy Lesmana via pesan whatsapp. Namun sayang, hingga berita ini dirilis yang bersangkutan belum memberikan penjelasan/jawaban.
Atas tidak adanya jawaban dari Kadisdik Siak itu, sejauh ini belum diketahui secara pasti apakah seragam sekolah tersebut sudah mulai dipesan/dibuat atau belum. Mengingat dalam waktu dekat ini sudah memasuki tahun ajaran baru. Serta belum diketahui secara pasti apakah penerima bantuan seragam sekolah itu hanya menyasar ke sekolah negeri saja.
Sementara itu, Sekretaris Disdik Siak Rizannaki Kadri, saat dikonfirmasi terkait kegiatan pengadaan seragam sekolah tahun 2026, dirinya juga belum bisa memberikan jawaban secara rinci/detail. Ia hanya memberikan jawaban singkat.
“Insya Allah tahun ini direalisasikan,” jawabnya singkat, Jum’at (27/03/2026) siang.
Laporan: Atok







