Melalui Swakelola, Lobang Maut di Jalan Dayun-Mempura Mulai Diperbaiki

Siak470 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Jalan lintas jalur II atau penghubung Kecamatan Mempura – Dayun merupakan salah satu jalan kabupaten yang paling banyak terdapat lobang maut. Jalan tersebut saat ini tengah dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Siak.

Dengan telah dimulainya pengerjaan perbaikan jalan jalur II itu, saat ini pihak pelaksana di lapangan memasang rambu lalu-lintas agar para pengendara lebih berhati-hati. Sebagaimana dikemukakan oleh salah seorang warga Kecamatan Dayun.

“Kemarin saat kami lewat di jalan jalur II itu terlihat ada rambu yang dipasang di tengah jalan. Di lokasi dekat rambu itu terlihat ada alat berat yang sedang bekerja,” ujar warga Dayun, Rabu (04/02/2026) siang kemarin, kepada Wartasiak.com.

Di tahun-tahun sebelumnya, perbaikan jalan lintas jalur II Mempura-Dayun itu direalisasikan melalui kegiatan swakelola oleh UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Tarukim Siak. Artinya pengerjaan patching/pemeliharaan jalan jalur II itu tidak melalui proses pelelangan maupun penunjukan langsung di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setdakab Siak.

Namun, dengan adanya SOTK baru pasca berubahnya Dinas PU Tarukim menjadi Dinas PUPR, kegiatan perbaikan/pemeliharaan jalan itu tidak diketahui secara pasti apakah masih tetap sistem swakelola atau melibatkan pihak rekanan.

Guna memastikan sistem/pola pengerjaan perbaikan jalan tersebut, Wartasiak.com mencoba mengkonfirmasi Plt Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Siak Hendra Yendri Rahman melalui pesan whatsapp. Dari penjelasan yang ia sampaikan, pengerjaannya masih seperti sistem yang lama yakni swakelola.

“Kita masih swakelola bang, dengan keterbatasan anggaran yang ada,
fokus kita sekarang untuk membenahi lobang biar tidak terjadi lakalantas, apalagi mendekati puasa dan Idul Fitri, karena Pemda sekarang masih fokus untuk menuntaskan utang tunda bayar yang masih tersisa,” jelas Hendra, Kamis (05/02/2026) siang.

Namun sayang, saat ditanya terkait titik/lokasi jalan di mana saja yang dilakukan perbaikan pada kegiatan swakelola itu, Hendra terkesan enggan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.

Khusus di wilayah Kecamatan Mempura, titik ruas jalan yang mengalami kerusakan tidak hanya di sepanjang jalan lintas jalur II Mempura – Dayun saja. Kerusakan parah juga ditemukan di jalan Pemda Kampung Benteng Hulu (Benhul). Termasuk juga jalan menuju Kantor Camat Mempura.

Laporan: Atok



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *