Bersama Kabid dan Camat, Kepala BPBD Siak Tinjau Banjir di Benhul Mempura

Siak568 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak melalui instansi terkaitnya terus melakukan pemantaun dan peninjauan ke sejumlah kampung yang dianggap rawan banjir di saat tibanya musim penghujan. Salah satu kampung yang hari ini dilakukan peninjauan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak adalah Kampung Benteng Hulu (Benhul) Kecamatan Mempura, Rabu (17/12/2025) pagi.

Kepala BPBD Siak Novendra Kasmara S.STP, M.Si menuturkan, pihaknya sudah menerima laporan dan informasi terkait kondisi sejumlah kampung di wilayah Kecamatan Mempura yang saat ini mulai tergenang banjir.

“Pagi ini saya bersama Kabid Pengairan Dinas PU dan Camat Mempura melakukan peninjauan di Dusun Sehati Kampung Benteng Hulu. Sesuai kondisi di lapangan, terdapat beberapa rumah yang halamannya mulai tergenang banjir,” beber Novendra, kepada Wartasiak.com.

Banjir yang saat ini mulai menggenangi pemukiman warga Kampung Benteng Hulu Kecamatan Mempura itu merupakan fenomena tahunan yang sangat sulit untuk dihindari. Penyebab utama terjadinya banjir di wilayah itu tidak hanya karena tingginya curah hujan saja, melainkan juga karena tingginya volume air yang masuk/mengalir dari luapan Sungai Jernih.

Sungai Jernih yang membentang di Dusun Sehati Kampung Benteng Hulu itu, merupakan satu-satunya saluran pembuangan yang menampung semua aliran air yang datang dari parit dan kanal-kanal yang ada di perkebunan warga, termasuk juga sebagai penampung aliran air dari kanal-kanal milik perusahaan.

“Untuk solusi saat ini, kami (BPBD, red) sudah berkoordinasi dengan Kabid Pengairan Dinas PU dan Camat Mempura akan secepatnya melakukan normalisasi/pembersihan Sungai Jernih,” lanjut Kaban Novendra.

Mantan Camat Dayun itu juga mengingatkan kepada segenap masyarakat untuk tetap waspada dalam menghadapi musim penghujan ini. Novendra mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Di tengah musim penghujan ini kita semua harus lebih meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Jangan membuang sampah sembarangan. Bilamana debit air semakin tinggi dan sudah masuk ke dalam rumah, maka warga akan kita evakuasi ke tempat yang aman,” sambung Novendra.

Melihat kondisi di lapangan, lanjut Kaban BPBD Siak itu, saat ini pinggiran kanan-kiri Sungai Jernih sudah tidak terlihat akibat luapan dan genangan air yang sangat tinggi, sehingga belum bisa dilakukan normalisasi.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas PU Tarukim Siak OK Muhammad Rizky Pranajaya menyebutkan, saat ini pihaknya sudah menurunkan alat berat jenis amphibi untuk melakukan pembersihan di sepanjang Sungai Mempura.

“Dalam hal meminimalisir terjadinya banjir di musim penghujan ini, kami sudah menurunkan alat berat jenis amphibi untuk membersihkan Sungai Mempura. Insya Allah dalam waktu dekat ini Sungai Jernih juga akan kami bersihkan/normalisasi,” terang Kabid OK Muhammad Rizky.

Laporan: Atok



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *