Bahas Stok Pangan dan Harga Gabah, Dewan dan OPD Pemkab Siak Gelar Diskusi

Siak1155 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Siak, melakukan peninjauan ke Gudang Badan Usaha Logistik (Bulog) di Kecamatan Bungaraya, Jum’at (03/01/2025) siang.

Selain melakukan kunjungan ke Gudang Bulog, Komisi II DPRD Siak bersama OPD terkait Pemkab Siak juga menggelar diskusi membahas sejumlah hal penting yang berkaitan dengan upaya peningkatan hasil produktivitas pertanian dan ketersediaan pasokan pangan, termasuk membahas soal harga gabah yang saat ini kerap dikeluhkan oleh para petani.

Pada pertemuan/pembicaraan membahas harga jual gabah dan ketersediaan pasokan pangan di wilayah Kabupaten Siak itu, dihadiri Ketua Komisi II DPRD Siak Sujarwo SM, Wakil Ketua II DPRD Siak Laiskar Jaya, Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Siak H Irwan Saputra M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan DR Andro, serta sejumlah pejabat dari beberapa OPD lainnya.

Saat dikonfirmasi Wartasiak.com, Kadistan Siak H Irwan Saputra M.Si menuturkan, Pemkab Siak berkomitmen untuk terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian masyarakat (petani, red) baik di sektor perkebunan maupun persawahan (padi, red).

“Tadi siang kami bersama Komisi II DPRD Siak dan OPD terkait melakukan peninjauan ke Gudang Bulog di Kecamatan Bungaraya. Dalam kunjungan ini kami juga mendiskusikan beberapa hal penting yang berkaitan dengan upaya peningkatan hasil pertanian, termasuk membahas harga gabah,” papar Kadistan Irwan Saputra.

Dijelaskannya juga, dalam hal upaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian di wilayah Kabupaten Siak, perlu adanya sinergitas yang kuat antara Pemkab dangan DPRD, sehingga persoalan-persoalan yang dihadapi oleh para petani di lapangan bisa segera teratasi.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Siak Sujarwo SM menyebutkan, Kabupaten Siak merupakan salah satu daerah yang memiliki kawasan pertanian/persawahan yang cukup luas di wilayah Provinsi Riau. Dengan demikian, sangat diharapkan hasil pertanian di Siak mampu mencukupi kebutuhan pangan lokal.

“Kabupaten Siak memiliki area persawahan yang cukup luas, salah satunya yang terdapat di wilayah Kecamatan Bungaraya dan Sungai Mandau. Dengan demikian, kita berharap hasil pertanian di Siak ini mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal. Dan tentunya kita juga berharap kepada pihak-pihak penampung gabah agar bisa membeli gabah petani dengan harga yang memadai, sesuai yang ditetapkan oleh Kementerian yakni di atas Rp6.500 per kilogramnya,” ujar Sujarwo.

Menyinggung soal hasil pertanian (padi, red) yang dihasilkan oleh para petani di Kabupaten Siak, dalam per tahunnya mencapai sekitar 43.000 ton. Jumlah tersebut dirasa masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal. Sehingga diperlukan usaha yang lebih maksimal lagi ke depannya.

“Gabah yang dihasilkan petani di Kabupaten Siak berkisar sekitar 43.000 ton per tahun. Artinya, jika dikalkulasikan menjadi beras baru sekitar 22.000 ton per tahun, sedangkan kebutuhan pangan di Kabupaten Siak ini mencapai sekitar 49.000 ton per tahun,” imbuh Sujarwo.

Lebih lanjut Ketua Komisi II DPRD Siak itu mengatakan, DPRD Siak bersama Pemerintah Daerah (Pemda) akan terus mendorong dan berupaya agar produktivitas hasil pertanian di Siak bisa meningkat dari tahun ke tahun, termasuk berupaya semaksimal mungkin membantu fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh para petani.

“Kami akan terus mengupayakan agar kebutuhan-kebutuhan petani terpenuhi, sehingga ke depan hasil pertanian bisa meningkat,” tutup Sujarwo.

Laporan: Atok



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *