SIAK (WARTASIAK.COM) – Panitia Seleksi (Pansel) lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Siak telah mengumumkan nama-nama peserta yang lulus asessment test. Berdasarkan data yang diterima awak media, terdapat 29 nama calon pejabat eselon II.b dan Empat nama calon pejabat eselon II.a.
Lelang JPTP yang dibuka oleh Pansel BKPSDM Siak itu untuk menjaring ASN terbaik yang akan mengisi kekosongan jabatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk di Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Siak.
Berikut Tujuh jabatan kosong yang dilelang:
1. Sekrataris Daerah (Sekda).
2. Staf ahli bupati.
3. Asisten bidang perekonomian dan pembangunan (asisten II).
4. Kepala Dinas PU Tarukim Siak.
5. Kepala DPMPTSP Siak.
6. Kepala Pelaksana BPBD Siak.
7. Kepala Disdukcapil Siak.
Dari Tujuh jabatan strategis yang dilelang itu, yang paling ramai dibincangkan dan mendapat perhatian/atensi publik adalah jabatan Sekda dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman (PU Tarukim). Kedua jabatan tersebut dinilai memiliki tugas dan tanggungjawab lebih berat dibanding OPD-OPD yang lain.
Khusus untuk jabatan Kepala Dinas PU Tarukim Siak, terdapat Lima calon yang telah menjalani asessment test dan dinyatakan lulus. Kelima calon Kepala Dinas PU Tarukim Siak itu meraih nilai rata-rata di atas 80. Berikut rinciannya:
1. H. Khaidir Fitri = 88,89.
2. H. Tengku Amri = 80,56.
3. H. Tekad Perbatas = 86,11.
4. Ardi Irfandi = 83,33.
5. Arief Rahman Hakim = 88,89.
Sementara itu, untuk jabatan Sekda Siak terdapat Empat calon yang juga telah menjalani asessment test dan dinyatakan lulus. Keempat calon Sekda Siak itu mendapatkan nilai rata-rata di atas 85. Berikut rinciannya:
1. H. Mahadar = 91,67.
2. Ali Amran = 86,11.
3. Romy Lesmana = 94, 44.
4. Novendra Kasmara = 94,44.
Dengan telah diumumkannya hasil asessment test untuk masing-masing jabatan yang dilelang tersebut, saat ini atensi publik tertuju pada sosok/figur calon Sekda dan calon Kepala Dinas PU Tarukim Siak yang semuanya dianggap memiliki peluang untuk dipilih/ditunjuk oleh pimpinan daerah (bupati, red).
“Kalau melihat sosok dan kaliber semua calon pejabat eselon II.a dan II.b itu, menurut kami semuanya layak/pantas. Namun kita berharap nantinya pimpinan daerah bisa memilih sosok terbaik yang benar-benar kompeten dan sesuai dengan bidang keilmuannya, jangan hanya mengacu pada gelar akademik saja, tapi juga perlu pengalaman untuk bisa menjalankan tugas di pemerintahan,” ujar salah seorang warga Siak, Selasa (02/09/2025) pagi, saat berbincang bersama Wartasiak.com.
Menilik dari proses penetapan calon pimpinan tinggi pratama yang pernah terjadi sebelumnya di Kabupaten Siak, pejabat terpilih tidak serta-merta mereka yang meraih nilai/point angka tertinggi. Adakalanya pejabat terpilih merupakan calon peraih nilai/point urutan kedua atau ketiga. Artinya bisa saja peraih nilai/point 30 lebih dianggap layak/patut ketimbang peraih nilai/point 40.
Sesuai jadwal tahapan yang ditetapkan oleh Pansel, seluruh ASN peserta lelang JPTP yang dinyatakan lulus asessment test itu akan kembali menjalani seleksi yang dimulai pada pekan ini. Salah satu ujian/seleksi yang akan dijalani adalah test wawancara, penulisan makalah, serta penelusuran rekam jejak.
Jika semua tahapan telah selesai dilewati, nantinya Pansel akan mengumumkan Tiga nama calon terbaik yang masuk dalam “Tiga Besar”. Tiga nama calon terbaik itu nantinya akan diajukan/diusulkan kepada pejabat pembina kepegawaian untuk dipilih sebagai pimpinan tinggi pratama.
Laporan: Atok







