SIAK (WARTASIAK.COM) – Bupati Siak DR Afni Z M.Si telah menyampaikan ke publik akan adanya pemotongan tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 50 persen pada tahun 2026 mendatang. Kebijakan itu diambil sebagai langkah mempertahankan seluruh pegawai Non-ASN yang ada di wilayah Kabupaten Siak.
Buruknya kondisi keuangan daerah yang terjadi saat ini menjadi tantangan berat yang harus dihadapi oleh Bupati Afni Z bersama wakilnya Syamsurizal.
“Bagi ASN diharapkan untuk bisa ikhlas dengan adanya pemotongan TPP di tahun 2026 mendatang. Itu semua kita lakukan agar tidak ada honorer yang dirumahkan alias diberhentikan. Dengan pemotongan TPP itu, kita bisa terus membiayai honorer yang ada di seluruh Kabupaten Siak,” tegas Bupati Afni Z, belum lama ini.
Kebijakan pemotongan TPP ASN yang diambil oleh bupati kelahiran Kelurahan Kampung Rempak Siak itu mengisyaratkan bahwa saat ini kondisi keuangan daerah sedang tidak baik-baik saja. Ditambah lagi beban utang tunda bayar 2024 yang hingga hari ini masih belum terselesaikan.
Selain memotong TPP ASN, Bupati Afni juga sudah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar mengurangi kegiatan dinas luar di tahun 2026 mendatang.
“Tahun 2026 mendatang tak usah lagi sering-sering dinas luar, apalagi untuk urusan yang tidak penting,” katanya lagi.
Tak hanya membatasi kegiatan dinas luar bagi para ASN saja, Bupati Afni Z juga meminta kepada seluruh jajarannya mulai dari camat hingga kepala OPD agar lebih maksimal lagi dalam menggali potensi-potensi yang bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sejak menjabat sebagai orang nomor Satu di Kabupaten Siak, sudah cukup banyak kebijakan yang diambil oleh Bupati Afni Z yang berkaitan dengan upaya penyelesaian masalah-masalah tempo dulu. Sebagian besar masalah yang dihadapi Bupati Afni Z saat ini adalah warisan dari bupati terdahulu yang terkesan kurang tanggap terhadap persoalan yang ada.
Terlepas dari persoalan keuangan daerah, saat ini Pemda Siak juga masih dihadapkan dengan persoalan sengketa lahan yang terjadi antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Semua persoalan tersebut tentunya menjadi beban tugas bagi Bupati Afni Z untuk menyelesaikannya.
Laporan: Atok







