Beban Berat Dinas PU Siak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Siak769 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Di tengah kondisi keuangan daerah yang tengah sekarat ini, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pemukiman (PU Tarukim) Siak dihadapkan dengan berbagai tantangan yang di dalamnya menyangkut kebutuhan masyarakat dan eksistensi Pemerintah Daerah (Pemda).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap tibanya musim penghujan, Dinas PU Tarukim Siak diminta untuk siaga penuh dalam hal mengantisipasi terjadinya banjir di sejumlah kampung. Salah satu yang mesti disiapkan oleh Dinas PU Tarukim Siak adalah stanbay alat berat (excavator, red).

Plt Kepala Dinas PU Tarukim Siak H Tengku Amri ST, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Muhammad OK Rizky Pranajaya ST menyebutkan, dalam hal kegiatan normalisasi saluran air di setiap kampung, pihak Dinas PU Tarukim Siak melakukan pembersihan setiap tahun. Namun dengan anggaran yang terbatas saat ini, tentunya harus lebih diutamakan wilayah-wilayah yang rawan banjir.

“Setiap tahun kegiatan normalisasi saluran air kita lakukan sebagai upaya antisipasi banjir. Namun dengan keterbatasan anggaran saat ini, tentunya kita akan prioritaskan wilayah-wilayah yang memang rawan banjir,” jelas Kabid OK Rizky, Rabu (01/10/2025), kepada Wartasiak.com.

Dengan kondisi keuangan daerah yang sekarat saat ini, masyarakat juga harus memahami dan memaklumi tidak semua problematika bisa ditangani secara efektif oleh OPD terkait. Apalagi jika problem tersebut memerlukan biaya besar yang di luar dari ketersediaan anggaran.

“Anggaran untuk operasional alat berat penanganan banjir sudah disiapkan melalui APBD-P. Saat ini kami sedang memesan BBM untuk persiapan bilamana nanti ada wilayah yang perlu diturunkan alat berat,” tutup Kabid OK Rizky yang akrab disapa Okem itu.

Terlepas dari tanggungjawab penanganan banjir, Dinas PU Tarukim Siak juga disebut-sebut memiliki tanggungjawab terkait kondisi lampu Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL) yang saat ini banyak padam. Hal itu sempat menjadi perbincangan masyarakat mengingat dalam waktu dekat ini akan tiba perayaan peringatan Hari Ulang (HUT) Tahun Kabupaten Siak ke-26.

Menanggapi kondisi lampu Jembatan TASL yang banyak padam itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Tarukim Siak Ir. Arief Adhytia ST, MT, IPM menjelaskan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin segera memperbaikinya.

“Iya, sebentar lagi kita akan memperingati HUT Kabupaten Siak ke-26, tentunya kita ingin fasilitas umum yang ada di seputar Jembatan TASL Siak bisa terlihat rapi dan indah, termasuk lampu-lampunya yang padam itu kita usahakan secepatnya bisa menyala kembali,” terang Kabid Arief.

Dijelaskan Kabid Arief, saat ini anggaran yang tersedia di Bidang Bina Marga tinggal untuk pemeliharaan/perbaikan fasilitas jembatan saja. Bukan untuk penambahan fasilitas dan hal-hal lain yang mesti dipasang di jembatan TASL pada HUT Kabupaten Siak ini.

“Yang ada tinggal untuk pemeliharaan jembatan saja. Itupun anggarannya sudah dipotong. Artinya anggaran yang ada tidak sampai separuh dari yang dianggarkan awal. Kami akan usahakan minimal jembatan TASL bisa terang menyambut HUT Kabupaten Siak nanti,” tutup Kabid Arief.

Berdasarkan realita yang terjadi saat ini, ketersediaan anggaran untuk kegiatan di Dinas PU Tarukim Siak jauh berbeda yakni jauh lebih kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, tahun 2025 ini tidak semua kebutuhan yang diharapkan masyarakat bisa terakomodir oleh Dinas PU Tarukim Siak.

Laporan: Atok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *