Pengurus PWRI Koto Gasib Dilantik, H Khaidir: Saling Suport dan Jalin Komunikasi

Siak660 Dilihat

SIAK (WARTASIAK.COM) – Bertempat di Gedung Serba Guna kantor Camat Koto Gasib Kabupaten Siak pada hari Selasa 2 Desember 2025 telah dilaksanakan Pelantikan  dan Pengukuhan pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia ( PWRI ) Kecamatan Koto Gasib masa Bhakti 2025 –  2030 yang dilantik dan dikukuhkan Ketua PWRI Kabupaten Siak Drs. H. Khaidir M.Pd.

Acara dihadiri oleh.Camat  Koto Gasib Wendi S.Sos M.IP, Sekcam Muharom, Kapolsek, Ketua LAMR Kecamatan, Korwil Pendidikan Kecamatan, Ka Puskesmas,  KUA Kecamatan, dan organisasi pemerintah Daerah Kecamatan Koto Gasib.

Disamping dihadiri unsur Pemerintahan Kecamatan, acara pelantikan juga dihadiri Kepala Desa/Penghulu, dan Kepala Desa/Penghulu di masanya serta seluruh Kepala Sekolah di wilayah Kecamatan Koto Gasib.

Serta tampak hadir Pengurus PWRI Kabupaten Siak mulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris/wakil sekretaris dan ketua-ketua bidang, Pengurus PWRI Kecamatan yang dilantik dan insan Wredatama/Pensiunan lainnya yang tergabung dalam PWRI Kecamatan Koto Gasib.

Acara dimulai dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya ,Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, Pembacaan doa.dan Laporan Panitia Pelaksana serta dilanjutkan dengan Pembacaan Surat Keputusan Pengurus PWRI Kabupaten Siak tentang Susunan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia ( PWRI ) Kecamatan Koto Gasib Masa Bakti 2025 – 2030.

Setelah Pembacaan Surat Keputusan susunan Pengurus dilakukan Pelantikan dan Pengukuhan Kepengurusan PWRI Kecamatan Koto Gasib Kab.Siak Masa Bakti 2025 – 2030, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Terpilih, Camat Koto Gasib dan Pengarahan Ketua PWRI Kabupaten Siak.

Drs.Abdul Hamid sebagai Ketua PWRI Kecamatan Terpilih mengatakan, dirinya sangat terharu dengan terlaksananya acara pelantikan ini,yang cukup membahagiakan karena dihadiri banyak pihak dan semangat yang tinggi dan kebersamaan dari insan – insan Wredhatama/pensiunan, ditambah lagi dengan dukungan penuh Bapak Camat Koto Gasib, kehadiran para Penghulu yang masih aktif,Penghulu pada masanya, sehingga sebagai wadah berhimpunnya insan pensiunan.

Selajutnya Abdul Hamid menyampaikan terima kasih kepada rekan – rekan pensiunan yang mempercayakan dirinya sebagai Ketua dan mengharapkan pengurus yang lain dan pensiunan yang tergabung dalam wadah ini bisa saling bekerjasama, mensupport dan saling mendukung terhadap program wadah PWRI ini serta berharap agar Pemerintah Kecamatan dan unsur Pemerintahan Kecamatan lainnya bersinergi agar apa yang menjadi tujuan wadah ini dapat terwujud dengan baik.

Pada kesempatan yang sama Camat Koto Gasib Wendi S.Sos M.IP dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terbentuk dan dikukuhkannya Pengurus PWRI Kecamatan Koto Gasib ini dengan harapan menjadi organisasi yang bisa memberi konstribusi dan membagikan pengalaman dan pikiran yang pernah disumbangsihkan selama aktif sebagai ASN dan diharapkan tidak berhenti sampai memasuki purna bakti tugas.Tentunya kedepan kami akan selalu mendukung wadah PWRI ini dalam menjalankan program dan kegiatannya.

Di akhir acara Ketua Persatuan Wredhatama Republik Indonesia ( PWRI) Kabupaten Siak Drs.H.Khaidir M.Pd dalam sambutannya mengatakan, Pembentukan PWRI Kecamatan adalah salah satu Program dari PWRI Kabupaten Siak dan Alhamdulillah sejak terbentuknya Kepengurusan PWRI Kabupaten Siak masa bakti 2023-2028, dan setakat ini sudah terbentuk 4 ( empat) wadah dan Kepengurusan PWRI Kecamatan antara lain : PWRI Kecamatan Tualang,PWRI Kecamatan Sungai Apit, PWRI Kecamatan Bunga Raya dan Alhamdulillah hari ini PWRI Kecamatan Koto Gasib, insyaallah dalam waktu dekat seluruh Kecamatan akan terbentuk PWRI Kecamatan di seluruh Kabupaten Siak.Kita berharap dengan terbentuknya wadah PWRI di seluruh Kabupaten Siak dapat memberikan nuansa baru dalam menciptakan kondisi yang nyaman bagi insan pensiunan baik dalam menikmati masa purna tugas maupun berbagi pengalaman dan pikiran paling tidak bisa sedikit berkontribusi pada negeri yang kita cintai ini.

Selanjutnya H Khaidir mengatakan untuk keanggotaan PWRI tidak hanya terbatas kepada pensiunan ASN tapi sesuai AD/ART PWRI, keanggotaan terdiri dari tiga jenis: anggota biasa (pensiunan PNS/ASN, BUMN/BUMD, pejabat negara, dan mantan kepala/perangkat desa).

Anggota luar biasa (non-pensiunan yang bersimpati dan ditetapkan oleh pengurus), dan anggota kehormatan (mereka yang berjasa pada PWRI). Anggota biasa juga mencakup duda atau janda anggota PWRI.

Lebih lanjut H Khaidir berharap semua pihak dapat memberikan dukungan dan support serta peduli terhadap wadah ini, karena wadah ini adalah tempat berkumpulnya semua orang-orang yang Wredatama ( Wreda= lanjut usia, tama= yang telah mencapai) artinya Wredatama adalah kumpulan orang-orang lanjut usia yang telah mencapai batas akhir masa pengabdiannya dengan baik.

“Dan sudah sepantasnya Pemerintah memberikan penghargaan kepada mereka, paling tidak mereka tidak menganggap mereka sebagai aska tak begune,” selorohnya.

“Dan ke depan PWRI Siak akan terus menciptakan suasana nyaman kepada seluruh insan pensiunan dengan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan PWRI kecamatan,” tutupnya.

Laporan: Atok
Sumber: Rilis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *