SIAK (WARTASIAK.COM) – Sejumlah pegawai honorer di lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Siak mengeluhkan lambatnya pembayaran gaji pada bulan Juni 2025 ini. Keterlambatan pembayaran gaji bagi para pegawai honorer itu tentunya akan sangat berdampak pada sektor ekonomi/keuangan rumah tangga para honorer.
Informasi yang diterima Wartasiak.com dari salah seorang pegawai honorer Diskes Siak, keterlambatan pembayaran gaji memang sudah sering dialami khususnya pada awal-awal tahun. Namun jika pada pertengahan tahun seperti sekarang ini rasanya hal itu perlu dipertanyakan.
“Biasanya gaji kami dibayarkan pada sekitar tanggal 20-21 setiap bulannya. Tapi untuk bulan Juni ini sudah sampai tanggal 24 belum juga dibayarkan. Kalau awal-awal tahun kami maklum pembayaran gaji agak lambat, tapi inikan sekarang sudah pertengahan tahun,” jelas pegawai honorer itu, Selasa (24/06/2025) pagi, saat berbincang bersama Wartasiak.com.
Pegawai honorer Diskes yang mengaku bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Rafi’an (RSUD-TR) Siak itu juga merasakan adanya sedikit perbedaan di saat kepemimpinan Kadiskes terdahulu dengan yang sekarang.
“Rasanya memang agak berbeda di zaman Kadiskes yang dulu dengan yang sekarang. Kami berharap semua yang berkaitan dengan pembayaran gaji bisa lancar seperti tahun-tahun lalu,” tutupnya.
Guna memastikan penyebab keterlambatan pembayaran gaji bagi para honorer Tenaga Kesehatan (Nakes) di lingkungan Pemkab Siak itu, Wartasiak.com mencoba mengkonfirmasi Plt Kepala Diskes Siak Noni Paningsih, dari penjelasan yang ia sampaikan bahwasanya saat ini sedang dalam proses.
“Sudah diproses kemarin. Terjadi keterlambatan karena kemarin adanya proses pergeseran anggaran dan sudah clear. Insha Allah,” jawab Noni Paningsih, melalui pesan whatsapp.
Saat ditanya terkait program kerja yang sudah dijalankan selama menjabat sebagai Plt Kadiskes Siak, Kadis Noni Paningsih belum bisa menjelaskan secara gamblang, ia hanya mengatakan saat ini sedang maping beberapa hambatan.
“Izin pak, kami lagi maping beberapa hambatan dan kendala serta target solusi untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Seperti arahan ibu bupati. Dan sedang berproses,” katanya.
Sebagaimana diketahui, pada beberapa waktu lalu Diskes Siak sempat memiliki program kerja unggulan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yakni “Program Siak Melesat” yang digagas oleh Kepala Diskes terdahulu. Program Siak Melesat itu sebagai wujud nyata pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Diskes Siak dengan turun langsung ke kampung-kampung.
Namun dalam beberapa waktu belakangan ini, program Siak Melesat itu tidak lagi berjalan seiring bergantinya pimpinan/kepala Diskes Siak.
Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak Raja Indor, saat dikonfirmasi terkait penyebab lambatnya pembayaran gaji honorer Nakes di lingkungan Pemkab Siak itu, dirinya justeru menyebutkan bahwa sebagian besar gaji honorer sudah dicairkan. Menurut Raja Indor, adanya keterlambatan itu kemungkinan disebabkan karena OPD terkait yang belum mengajukan.
“Gaji honor sudah diproses dari minggu kemarin dan sudah banyak yang cair. Kalau ada yang belum terbayarkan, mungkin dari OPDnya yang belum mengajukan,” jelas Raja Indor.
Laporan: Atok







